

![]()
![]()


![]()
![]()
![]()

Dari pertama NITI berdiri sudah mendapatkan pangsa pasar sampai keluar kota.dalam perkembanganya banyak sekali kripik kami sampai ke luar pulau bahkan keluar negri untuk oleh-oleh keluarga,sahabat serta orang-orang yang dicintai.Diantaranya sampai wilayah Australia.Amerika,Singapur,Hongkong,Taiwan dll.Kami sering mengikuti acara besar seperti di pameran dan acara pekan raya.dan sering juga mewakili untuk sektor makanan hasil olahan yang sudah mendapatkan izin dari DEPKES.

nama NITI kami ambil dari nama Ibu MARNITI,beliau yang pertama kali memproduksi sekaligus memasarkan,dengan cara tradisional,dengan dibungkus daun pisang dan dibawa keliling dengan rinjing/bakul.
Standarisasi dan Sertifikasi yang kami dapatkan dari DEP.KES berdasarkan uji lapangan dan uji bahan yang dipakai.kami mendapatkan nomor nya
Dep.Kes.No.030/11.07/89
HARI INI PRODUKSI HARI INI PULA HABIS, ini motto kami demi menjaga kepuasan pelanggan dengan memberikan yang terbaik.Banyak pelanggan kami yang sudah menjalin hubungan berpuluh-puluh tahun dan terimakasih karena telah memberikan masukan kritik dan saran sehingga kami terus dan tetap menjaga kualitas kripik niti sampai sekarang.
Tempe adalah salah satu kekayaan kuliner asli Indonesia. Gizi dan rasanya, luar biasa! Jenisnya pun berbagai macam, dari kedelai sampai kacang merah. Apa saja? Mari kita mengenalnya.
selengkapnya...1.Pemotongan tempe
Kami hanya menggunakan tempe yang resepnya sudah berpuluh-puluh tahun,andalan kami adalah kualitas kedelai terbaik.sehingga menghasilkan rasa kripik yang gurih,renyah dan lezat

2.Penggorengan tempe
Kami menggunakan tenaga yang sudah berpengalaman untuk masalah penggorengan,tekhnik penggorengan,proses pengapian yang terukur sesuai resep rahasia kami,dan saat mencampurkan dengan tepung yang sudah bercampur dengan bumbu sebagai rahasia kelezatan bagi penikmat kripik niti.
3.Ditiriskan dari penggorengan
untuk kesempurnaan rasa,setelah penggorengan kripik ditiris dan di anginkan sebentar untuk memisahkan minyak dari kripik tersebut,hingga kering.
4.Kirpik tempe dibungkus
untuk menjaga kualitas dan standar kesehatan kami mengupayakan dengan maksimal,salah satu cara dengan membungkus menjadi kemasan yang mudah untuk dibawa oleh setiap pelanggan kami.
5.Pengemasan/pengepakan
karena kripik bersifat lunak untuk melindungi kami upayakan dengan keranjang anyaman bambu yang lebih dikenal dengan nama "besek",disamping untuk memudahkan para pelanggan kami yang banyak dari luar kota,luar pulau,bahkan luar negri.
Teksih kelingan wonten ing satunggaling kota wonten ing daerah banyumas,kota ingkang tenang subur lan bersih.kota ingkang unik saking budaya,bahasa lan jenis makanan lan masakan ingkang katah.
selengkapnya...
niti
PURWOKERTO
Kota kripik ini terletak di kaki gunung Slamet. Kota bisnis yang sedang berkembang ini memiliki hawa sejuk. Disinilah selera MAKANAN membentuk dunianya sendiri, tidak terpengaruh dunia luar. Terbukti banyak jenis makanan lokal asli banyumas/purwokerto mulai diminati oleh banyak orang.yang nota bene adalah dari luar daerah bahkan luar pulau. berbagai jenis makanan dan masakan khas tumbuh subur disini.Sebuah nama besar untuk jenis kripik tempe purwokerto yaitu NITI,walaupun tempatnya masuk gang namun tidak mengecilkan arti untuk kepuasan pelanggan,baik rasa maupun pelayanan.buktikan sendiri ke lezatan dari kripik NITI ini.Purwokerto tidak bisa dipisahkan dengan Banyumas karena Purwokerto adalah ibukota kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk 249.705 jiwa pada tahun 2005. Tak pelak lagi Purwokerto terkenal karena keberadaan lokawisata Baturaden, Obyek wisata alam di kaki Gunung Slamet ini mengandalkan kesejukan alam dan panoramanya yang indah menghijau. Berbagai julukan di sandang kota di jalur selatan Jawa Tengah ini dari Kota Wisata, Kota Kripik, Kota Pendidikan sampai kota Pensiunan karena begitu banyknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota ini. Di kota ini pula terdapat musium Bank BRI, karena bank pertama kali berdiri ada disini dan pendiri bank ini adalah R. Wirya Atmadja putra daerah Purwokerto. Purwokerto menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas yang dulunya berada di kota Banyumas terletak kurang lebih 15 km arah tenggara kota Purwokerto. Kepala daerah kabupaten Banyumas saat ini adalah Drs. H. Mardjoko MM.Secara tradisional, Purwokerto bukan merupakan kota industri maupun perdagangan. Sampai saat ini, aktivitas industri amat jarang ditemukan di Purwokerto. Kota ini bisa dikatakan tidak memiliki industri dalam skala besar yang dapat menyerap ribuan tenaga kerja atau mencakup wilayah puluhan hektar. Jika pun ada industri, itu umumnya industri-industri tradisional yang hanya mempekerjakan puluhan pekerja (seperti industri rokok rumahan, industri mie atau soun kering kecil-kecilan, pabrik pengolah susu skala kecil, industri peralatan dari logam yang tidak seberapa, serta industri makanan oleh-oleh yang hanya ramai pada musim Lebaran). Sektor perdagangan pun setali tiga uang. Di kota ini tidak ditemukan aktivitas perdagangan dalam skala besar. Kota ini tidak memiliki pelabuhan atau fasilitas bongkar-muat barang dalam skala yang secara ekonomi signifikan. Juga tidak terdapat areal pergudangan yang dapat menyimpan komoditas dalam jumlah ribuan kubik. Pendek kata, kota ini sama sekali bukan kota industri dan perdagangan.purwokerto sangat cocok untuk hunian keluarga yang sehat,karena purwokerto bersih dari polusi

Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, biji kecipir, koro, kelapa dan lain-lain merupakan bahan pangan sumber protein dan lemak nabati yang sangat penting peranannya dalam kehidupan. Asam amino yang terkandung dalam proteinnya tidak selengkap protein hewani, namun penambahan bahan lain seperti wijen, jagung atau menir adalah sangat baik untuk menjaga keseimbangan asam amino tersebut.
selengkapnya...